Kaban Kesbangpol Riau Hadiri Konferda III DPD PA GMNI Provinsi Riau Tahun 2026

Kaban Kesbangpol Riau Hadiri Konferda III DPD PA GMNI Provinsi Riau Tahun 2026

SCN | PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP, M.Si, menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) III Dewan Pengurus Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Provinsi Riau pada Sabtu (24/10/2026) di Hotel Hotel Arya Duta, Pekanbaru.

?Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Riau membacakan sambutan dan pesan tertulis dari Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau di hadapan para pengurus dan alumni GMNI se-Provinsi Riau.

?Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP PA GMNI, Ketua DPD PA GMNI Provinsi Riau beserta jajaran, Ketua DPC PA GMNI se-Provinsi Riau, Dewan Pakar, para senior, alumni GMNI se-Riau, serta jajaran pengurus dan caretaker DPD GMNI se-Riau.

Bukan Sekadar Agenda Rutin 5 Tahunan

?Dalam sambutan Pemprov Riau yang disampaikannya, Dr. Boby Rachmat, S.STP, M.Si menegaskan bahwa Konferda III ini bukan sekadar ajang lima tahunan untuk memilih kepengurusan baru, melainkan wadah ideologis yang sangat penting.

?"Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat ber-Konferda. Forum ini adalah tempat untuk konsolidasi, menyatukan gagasan, menguatkan barisan, dan menegaskan arah perjuangan," ujar Boby membaca amanat Plt. Gubernur Riau.

Ia mengingatkan bahwa GMNI dan PA GMNI melahirkan rekam jejak dengan spirit utama Pejuang Pemikir - Pemikir Pejuang.

?"Berpikir tanpa berjuang adalah kemandulan. Berjuang tanpa berpikir adalah kesia-siaan. Ajaran Bung Karno tentang Marhaenisme serta Trisakti—berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan—sangat relevan untuk menjawab tantangan Riau hari ini," lanjutnya.

?Meskipun Riau kaya akan sumber daya alam, Pemprov Riau menyoroti masih banyaknya kaum marhaen seperti petani sawit, nelayan di pesisir Selat Malaka, hingga buruh di kawasan industri yang belum sepenuhnya berdaulat secara ekonomi.

Tiga Tantangan Utama Provinsi Riau

?Guna menjawab berbagai persoalan daerah, ada tiga tantangan utama Riau ke depan yang membutuhkan kontribusi pemikiran dari PA GMNI:

1)?Kedaulatan Sumber Daya Alam: Riau tidak boleh sekadar menjadi lumbung bahan mentah. Perlu dorongan hilirisasi dan pengelolaan SDA yang berkeadilan demi kesejahteraan kaum marhaen, bukan hanya untuk konglomerasi.

2)?Kedaulatan Pendidikan dan SDM: Melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana, PA GMNI diharapkan dapat menjadi mitra kritis sekaligus strategis. PA GMNI yang diisi oleh akademisi, birokrat, politisi, dan pengusaha merupakan laboratorium pemikiran untuk mencetak SDM unggul "Riau Bedelau" yang berideologi Pancasila.

3)?Menjaga Kebhinekaan dan Demokrasi: Di tengah disrupsi teknologi, maraknya hoaks, politik identitas, dan perkembangan AI, PA GMNI dituntut menjadi benteng penjaga nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945 agar stabilitas politik Riau tetap terjaga.

?Pesan Penting untuk Konferda III PA GMNI Riau

?Mengakhiri sambutannya, Pemprov Riau menyampaikan tiga pesan mendasar kepada seluruh peserta Konferda III:

1)?Kepemimpinan Kolektif-Kolegial: Melahirkan kepemimpinan yang bebas dari praktik transaksional serta mau turun langsung menyapa basis DPC di daerah, seperti Inhil, Meranti, dan Dumai.

2)?Program Kerja Membumi:

Merumuskan program yang dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat, seperti hadir di tengah petani yang mengalami gagal panen atau mahasiswa yang membutuhkan beasiswa.

3)?Tetap Menjadi Mitra Kritis: PA GMNI diminta terus memberikan kritik tajam dan masukan yang membangun bagi Pemerintah Provinsi Riau jika kebijakan yang diambil dinilai melenceng dari cita-cita Marhaen.

?"Dari tanah Melayu Lancang Kuning ini, dari rahim Konferda III ini, kami yakin akan lahir gagasan-gagasan besar untuk kemajuan Riau dan Indonesia. Semoga Konferda berjalan secara demokratis, bermartabat, dan menghasilkan keputusan terbaik,".Tutupnya.(rl)

Komentar Via Facebook :