Kaban Kesbangpol Riau Ajak Wredatama Perkuat Ikatan Lintas Generasi

Kaban Kesbangpol Riau Ajak Wredatama Perkuat Ikatan Lintas Generasi

SCN | PEKANBARU - Peringatan HUT ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan hubungan lintas generasi dalam melanjutkan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah. Pemerintah Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi dan doa kepada seluruh anggota PWRI yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam pembangunan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Boby Rachmat menyampaikan doa agar seluruh anggota PWRI senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan ketenangan dalam menjalani masa purna tugas. Ia berharap para Wredatama tetap menjadi sumber keteladanan dan penerang bagi generasi penerus.

"Kepada seluruh anggota PWRI yang hadir hari ini dan yang berada di berbagai penjuru Riau, izinkan kami menyampaikan doa tulus Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan ketenangan jiwa kepada Bapak dan Ibu semua. Semoga panjang umur dalam keberkahan, dan terus menjadi suluh bagi generasi setelahnya," ucap Kaban Kesbangpol Riau Boby, di Pekanbaru, Rabu (12/08/2026).

Dijelaskan, perjalanan PWRI selama 64 tahun tidak terlepas dari kontribusi para anggota yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk negara. Pengabdian tersebut menjadi bagian dari sejarah pembangunan yang patut dikenang sekaligus diteruskan oleh generasi berikutnya.

Kaban Kesbangpol Boby juga mengajak seluruh peserta untuk mengenang para anggota PWRI yang telah mendahului. Menurutnya, jasa dan pengabdian mereka merupakan bagian dari perjalanan organisasi yang perlu terus dihormati dan dikenang.

"Kepada mereka yang telah mendahului kita, mari kita kirimkan doa terbaik. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," jelasnya.

Diungkapkan, momentum syukuran HUT PWRI hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal untuk memperkuat hubungan dan komunikasi, baik di internal organisasi maupun dengan berbagai elemen masyarakat.

"Mari kita jadikan syukuran ini sebagai awal baru untuk memperkuat ikatan. Bukan hanya antar sesama anggota PWRI, tapi juga antara PWRI dengan pemerintah, dengan masyarakat, dan dengan generasi muda," ungkapnya.

Diterangkan, hubungan lintas generasi menjadi penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai pengabdian. Pengalaman para Wredatama dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi muda yang saat ini berada dalam berbagai bidang pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan, generasi yang saat ini mendapat amanah untuk menjalankan pemerintahan harus bersedia menerima masukan dari para senior. Pengalaman panjang para Wredatama dinilai dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan dan mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat.

"Kami generasi yang tengah bertugas siap untuk terus belajar, siap diingatkan, dan siap melanjutkan nilai-nilai luhur yang telah Bapak dan Ibu tanamkan," terangnya.

Ia berharap PWRI dapat menjadi organisasi yang mampu memberikan keteduhan dan manfaat bagi masyarakat. Keberadaan para Wredatama diharapkan tetap menjadi kekuatan moral yang dapat memberikan arahan, keteladanan dan pandangan berdasarkan pengalaman panjang selama mengabdi.

"Selamat ulang tahun ke-64 untuk PWRI. Semoga PWRI senantiasa menjadi kekuatan yang menyejukkan, pembimbing, dan yang membawa manfaat luas untuk negeri," pungkasnya.(mcr)

Komentar Via Facebook :