Usai Riau Bhayangkara Run, Polisi dan DLHK Pekanbaru Kembali Bersihkan Jalan

SCN | PEKANBARU – Riuh tepuk tangan dan semangat ribuan pelari Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 mungkin telah usai, namun denyut kerja para petugas justru baru dimulai.

Tak lama setelah garis finis ditutup pada Minggu (19/7/2026), personel Polri bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru langsung bergerak cepat menyusuri setiap jengkal rute perlombaan.

Tanpa jeda, mereka memungut sisa-sisa euforia yang tertinggal botol minuman, gelas plastik, kemasan makanan yang berserakan di sepanjang jalan.

Pemandangan ini menjadi sisi lain dari sebuah event besar.

Ketika para pelari beristirahat setelah menaklukkan lintasan, para petugas justru memastikan kota kembali ke wajah terbaiknya.

Dengan sigap, sampah-sampah yang terkumpul langsung dimasukkan ke dalam kantong besar dan diangkut menggunakan armada kebersihan.

Gerak cepat ini membuat tumpukan sampah tak sempat mengganggu pemandangan, apalagi aktivitas warga.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta melalui Kasi Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Zamhur menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Kolaborasi Polri dan DLHK menjadi bukti nyata komitmen menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah event berskala besar tidak hanya dilihat dari kelancaran dan keamanan selama berlangsung, tetapi juga dari seberapa cepat kondisi kota dipulihkan.

Hal itulah yang terlihat di sepanjang rute RBR 2026.

Dalam waktu relatif singkat, jalanan yang sebelumnya dipadati ribuan pelari kembali bersih, rapi, dan siap dilalui kendaraan maupun masyarakat seperti sediakala.

Sinergi antara Polri dan DLHK ini pun menuai apresiasi.

Bukan sekadar menunjukkan profesionalisme dalam pengamanan acara, tetapi juga menghadirkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan adalah bagian tak terpisahkan dari kesuksesan sebuah perhelatan.

Di balik gemerlap Riau Bhayangkara Run, ada kerja senyap yang memastikan Pekanbaru tetap nyaman.

Sebuah pengingat sederhana bahwa setelah setiap perayaan, selalu ada tanggung jawab untuk merawat kembali ruang bersama.(rl)

Tags :Pemerintahan
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait