Dilepas Walikota, Pemko Pekanbaru Uji Coba Dua Bus Listrik
SCN | PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melakukan uji coba pengoperasian dua unit bus listrik guna memberikan pelayanan transportasi umum yang aman dan nyaman bagi warga.
Uji coba pengoperasian bus listrik ini dilepas secara resmi oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242 dan Pelepasan Uji Coba Bus Listrik, bertempat di Atrium Siak Mal SKA, Kamis (4/6/2026).
Pada uji coba tersebut, Walikota Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar dan Forkopimda merasakan langsung layanan bus listrik dari Mal SKA hingga ke Mal Pekanbaru (MP).
Usai uji coba, Agung menyampaikan bahwa pengoperasian bus listrik bertujuan memperkuat layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) terutama untuk memberikan kepastian waktu tunggu. Untuk itu, pemerintah kota melakukan uji coba pengoperasian terlebih dahulu.
"Jangan nanti kita terlalu terburu-buru mengadakannya, tapi ketepatan waktu nya masih belum sesuai harapan," ujarnya.
"Jadi, kita perbaiki ketepatan waktu (tunggu) dulu. Maka hari ini kita namakan peluncuran uji coba, sehingga nanti masyarakat yang menggunakan bus listrik mendapat kepastian waktu menunggu, tidak lagi terkatung-katung karena lama sekali (waktu tunggu) busnya," ulas Agung.
Di samping itu, pengoperasian bus listrik yang merupakan moda transportasi modern ramah lingkungan juga bertujuan untuk mendukung program Green City.
"Untuk itu, kita mulai merubah angkutan umumnya dari yang berbahan bakar ke energi listrik. Jadi, ini juga untuk mendukung program tersebut (Green City) untuk penghijauan Kota Pekanbaru," ucap Agung.
Kemudian untuk meningkatkan pengamanan, lanjut Agung, satu bus listrik akan dilengkapi sebanyak 18 CCTV online
"Satu CCTV 360 derajat untuk melihat semuanya, 17 CCTV lainnya untuk di dalam dan di luar (bus) khusus untuk melihat supirnya apakah ngantuk, ugal-ugalan, penumpangnya sopan, atau apakah ada tindakan kriminalitas," paparnya.
"CCTV online ini nantinya tersambung dengan pemerintah kota termasuk juga dengan pihak kepolisian dan TNI. Ini merupakan salah satu upaya untuk pengamanan di Kota Pekanbaru," tutup Agung. (rl)

Komentar Via Facebook :