KKBR Resmikan Club Orado, Turnamen Domino Jadi Ajang Cetak Atlet Profesional Jelang PON
SCN | PEKANBARU - Kerukunan Keluarga Banjar Riau (KKBR) resmi membentuk sekaligus meresmikan Club Orado KKBR Pekanbaru yang ditandai dengan pelaksanaan turnamen domino di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Sabtu (9/5/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga domino profesional kepada masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Ketua Pengprov Orado Riau Welly Saputra serta Ketua Pengcab Orado Kota Pekanbaru Andry Saputri yang diwakili Sekretaris Pengcab Orado Kota Pekanbaru, Yudi Utama Tarigan. Ketua KKBR, Drs Pahmijan MPd mengatakan, peresmian Club Orado KKBR sekaligus perlombaan domino tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan olahraga domino yang dimainkan sesuai aturan profesional.
“Permainan domino saat ini bukan lagi sekadar permainan biasa, tetapi sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang menjunjung sportifitas dan memiliki aturan resmi,” ujar Pahmijan.
Ia menjelaskan, olahraga domino kini telah masuk dalam naungan organisasi Orado dan direncanakan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menurutnya, di Provinsi Riau sendiri kepengurusan Orado sudah terbentuk mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, termasuk Kota Pekanbaru.
“KKBR ikut berpartisipasi untuk mensukseskan dan mensosialisasikan Orado agar semakin dikenal masyarakat sebagai cabang olahraga yang positif dan kompetitif,” jelasnya.
Turnamen tersebut diikuti sebanyak 32 tim atau pasangan atlet Orado Pekanbaru. Perlombaan berlangsung selama satu hari penuh mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB dengan menggunakan sistem setengah kompetisi.
Ketua panitia sekaligus Humas peresmian turnamen Club Orado KKBR Pekanbaru, Jefri menyebutkan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap permainan domino.
“Selama ini domino identik dimainkan di warung-warung. Dengan adanya Orado, permainan ini diarahkan menjadi olahraga yang mampu mencetak atlet profesional,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagai bukti keseriusan hadirnya Orado, pihak Pengurus Besar (PB) pada pada 24 April 2026 di Megamendung, Bogor, Jawa Barat telah menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pertama Orado.
Hadiahnya pun tak main-main, dimana PB Orado juga menyiapkan hadiah besar dalam berbagai kejuaraan nasional. Untuk kategori senior, juara pertama disiapkan hadiah Rp240 juta dan juara kedua Rp180 juta. Sementara kategori junior, juara pertama sebesar Rp180 juta dan juara kedua Rp130 juta.
Di daerah sendiri, melalui Orado terus mensosialisasikan melalui even turnamen secara berkala. "Salah satu kegiatan kita gelar hari ini bersama KKBR yang juga memiliki klub KKBR Orado. Khusus dalam turnamen yang digelar KKBR Pekanbaru, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp3 juta," ungkap Jefri lagi.
Kesempatan ini, Jefri berharap melalui kegiatan ini akan muncul atlet-atlet domino yang memang memiliki kemampuan yang dapat mewakili Riau di kancah nasional ke depan.
"Turnamen ini kita juga mendorong ada atlet domino yang berbakat yang bisa kita antarkan ke tingkat nasional," papar Jefri.(rl)

Komentar Via Facebook :