Alami Pengeroyokan Sadis, Korban Lapor Polresta Pekanbaru
SCN | PEKANBARU - Korban penganiayaan yang dilakukan oleh puluhan orang di persimpangan Jalan Sultan Syarif Kasim dan Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kota Pekanbaru pada Minggu (21 Desember 2025).
Hal ini dikonfirmasi oleh orang tua korban yang memiliki inisial 'I' – seorang remaja berusia 22 tahun kepada skinusantara.com pada Minggu (28 Desember 2025).
"Ya benar, kami telah melaporkan penganiayaan yang terjadi pada Sabtu malam (20 Desember 2025)," ujar orang tua korban 'I' saat menceritakan urutan kejadian.
Menurut ceritanya, pada malam tersebut anaknya bersama tiga temannya sedang bersantai di salah satu angkringan yang berada di Jalan Sultan Syarif Kasim. Sejak awal, pelaku yang nantinya melakukan penganiayaan telah terlihat ada di tempat yang sama dan tampak mondar-mandir tanpa tujuan jelas.
"Kemudian tiba-tiba pelaku inisial 'A' datang menghampiri anak saya bersama puluhan temannya memukul anak saya, dan mereka membawa sajam, stik bisbol, dan batu yang langsung menghantam anak saya dan juga teman anak saya," katanya dengan nada sedih.
Sambungnya, wajah anak saya dipukul dengan batu, sedangkan tubuhnya dipukul menggunakan stik bisbol dan dipijak-pijak oleh kelompok pelaku hingga anaknya terkapar dan pingsan. Tak cukup sampai situ, pelaku juga mencuri ponsel genggam dan dompet yang dibawa oleh anaknya serta temannya.
"Alhamdulillah saya bersyukur Polresta Pekanbaru bergerak cepat dan menangkap aktor utama pelakunya, inisial 'A'," ungkap orang tua korban sambil menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian.
Namun demikian, penegakan hukum masih belum selesai. "Polresta Pekanbaru masih memburu teman-teman 'A' yang ikut serta mengeroyok anak saya," terang Ayah korban 'I' menambahkan.red

Komentar Via Facebook :