Realisasi Program Walikota, DKP Pekanbaru Kembali Salurkan Bantuan untuk Keluarga Terdampak Stunting

SCN | PEKANBARU- Pemerintah Kota Pekanbaru melalaui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru kembali menyalurkan bantuan pangan untuk keluarga terdampak stunting, Selasa (9/9/2025).

Penyerahan bantuan ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan penyaluran bantuan yang sebelumnya telah dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, H Sulastri Agung Nugroho.

Adapun penyerahan bantuan hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Dr.H.Muhammad Jamil di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru di Jalan Cut Nyak Dhien.

Dikatakan Muhammad Jamil, bantuan yang diberikan ini merupakan tahap lanjut dari penyaluran bantuan untuk 25 keluarga terdampak stunting yang ada di Kota Pekanbaru.

''Yang kita salurkan hari ini totalnya ada 19 keluarga terdampak. Sebelumnya sudah kita salurkan bersama Ketua TP PKK untuk 6 keluarga terdampak,''ungkap Jamil.

''Kami berharap bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat untuk membantu upaya penurunan angka stunting dan anak-anak tersebut dalam tumbuh kembangnya ke depan bisa lebih baik, sehingga bisa keluar dari kondisi stunting,'' kata dia.

Adapun bantuan yang disalurkan kepada keluarga terdampak ini dialokasikan untuk selama 6 bulan, masing-masing berupa susu formula, beras, daging, telur dan kacang hijau.

''Semoga bantuan yang kita serahkan ini benar-benar bisa digunakan untuk membawa anak-anak kita keluar dari kondisi stunting,'' tutup Jamil.

Sementara itu, Mike Rahayu, ibu dari salah seorang anak terdampak stunting menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Wali Kota Pekanbaru dan DInas Ketahanan Pangan, atas bantuan yang diberikan.

Mike menjelaskan, anaknya, Ulfa (1,5) sebelumnya telah menerima bantuan ini, dan mengaku sangat terbantu dengan apa yang diberikan pemerintah.

''Alhamdulillah, anak kami saat ini kondisinya sudah mulai lebih baik. Memang untuk makan masih belum banyak, tapi untuk minum susunya mau. Dan saat ini kondisi Ulfa juga sudah bisa lebih baik dan lebih lincah,'' kata dia.

''Mudah-mudahan dengan bantuan ini, ke depannya anak kami juga bisa lebih sehat lagi kondisinya,'' harap Mike.

Pemerintah Kota Pekanbaru sendiri saat ini secara intensif melakukan pemetaan dan pendataan terhadap jumlah anak terdampak stunting dan gizi buruk di seluruh kelurahan dan kecamatan.

Pemko Pekanbaru sendiri berencana melakukan langkah-langkah intervensi terhadap kondisi anak dan keluarga terdampak stunting.

Selain dikarenakan faktor kesehatan anak, kondisi ekonomi keluarga juga berpengaruh terhadap kemampuan untuk memenuhi kecukupan gizi pada anak.(*)

Tags :Pemerintahan
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait