Kadisnakertrans Riau Resmi Buka Program Padat Karya Pembatikan untuk Penyandang Disabilitas di Kelurahan Rejosari Pekanbaru

SCN | PEKANBARU - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Boby Rachmat, Secara resmi membuka kegiatan Pelayanan Antar Kerja Lintas Daerah Kabupaten/Kota Sub Kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja atau disingkat Padat Karya Membatik. acara ini juga dihadiri oleh Dihadiri oleh Lurah Rejosari iif syaefullah S. STP,. M. Si, Kepala SLB Pembina : Moelyosuseno Eko, S. Kom. M. Pd, Perwakilan BPJS Andika dan Hendi.Senin(14/10/24).

Dalam sambutannya, Kadisnakertrans menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuka, menciptakan, serta mengembangkan kesempatan kerja yang produktif dan berkelanjutan. "Ini adalah salah satu cara untuk menanggulangi lonjakan jumlah angka pengangguran saat ini," ujarnya.

Boby meyakini bahwa semua orang berpotensi menjadi wirausahawan sukses. "Bila persiapan diri, iklim, dan kesempatan sudah matang, maka ada harapan untuk jadi wirausaha yang sukses," katanya. Ia juga menegaskan bahwa perluasan lapangan kerja hanya dapat tercipta melalui perluasan berwirausaha.

Program ini melibatkan 40 peserta yang terdiri dari unit layanan disabilitas dan masyarakat setengah pengangguran di wilayah tersebut. Kegiatan Padat Karya Membatik akan berlangsung selama 17 hari dengan narasumber dari Sekolah Luar Biasa pembina.

Acara pembukaan juga dihadiri oleh Lurah Rejosari, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru, dan perwakilan Disnakertrans Kota Pekanbaru. 

Bersamaan dengan pembukaan, dilakukan penyerahan bantuan jaminan keselamatan kerja kepada peserta kegiatan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru.

Boby berharap agar peserta konsisten dan serius mengikuti seluruh rangkaian acara. "Diharapkan kepada peserta untuk sungguh-sungguh mengikuti acara dari awal hingga berakhirnya kegiatan. Sehingga materi yang disampaikan oleh instruktur dapat diimplementasikan dalam berwirausaha nanti," pungkasnya.

Program ini merupakan upaya konkret pemerintah Provinsi Riau dalam mengatasi pengangguran dan mendorong pertumbuhan wirausaha di daerah, khususnya di sektor industri batik.(*)

Tags :Pemerintahan
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait